Juventus Bela Cristiano Ronaldo Tak Langsung Bisa Cetak Gol

Juventus Bela Cristiano Ronaldo Tak Langsung Bisa Cetak Gol

Berita Bola – Juventus melalui pelatih mereka membela debut Cristiano Ronaldo di klub raksasa Liga Italia itu yang tidak langsung bisa cetak gol. Sebelumnya memang banyak pihak yang tak sabar ingin lihat gol pembuka sang mega bintang.

Sosok pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, dengan bijak akui ia bisa mengerti soal kegagalan Cristiano Ronaldo mencetak gol pada laga debutnya di klub Serie A tersebut. Menurut Allegri, CR7 aslinya sudah bermain maksimal saat ikutan melawan kubu Chievo Verona yang tak diunggulkan.

Cristiano Ronaldo sendiri dalam laga itu memang ikut bermain sebagai starter saat Juventus menang 3-2 atas Chievo pada giornata pertama Liga Italia, bertempat di Marc’ Antonio Bentegodi, Minggu (19/8/2018) dini hari. Ronaldo terekam kamera tidak bisa mencetak gol pertamanya dalam pertandingan tersebut.

“Cristiano Ronaldo itu baru tujuh hari ikutan berlatih bersama kami dan dia sudah bermain dengan baik kok. Sayang sekali memang dia tidak bisa mencetak gol tadi,” ujar Allegri dengan maklum.
Cristiano Ronaldo masih berpeluang cetak gol di laga selanjutnya

“Cristiano Ronaldo toh sudah ikut melepaskan beberapa tembakan dan Stefano Sorrentino membuat beberapa penyelamatan bagus. Saya sendiri masih sangat terkesan karena Ronaldo bisa beradaptasi dengan baik di tim. Dia terlihat sangat senang di ruang ganti dan dia juga sempat memiliki peluang ya,” lanjutnya lagi.

Whoscored mencatat jika Cristiano Ronaldo sendiri sempat melakukan setidaknya delapan percobaan untuk bisa mencetak gol ke gawang kubu Chievo. Meski sudah berusaha keras, namun upaya mantan pemain Real Madrid tersebut bisa dimentahkan oleh Sorrentino. Artinya memang kiper lawan masih lebih baik dalam penyelamatan yang ia lakukan.

Sementara tiga gol kemenangan Juventus bisa terjadi atas Chievo oleh sosok Sami Khedira, gol bunuh diri Mattia Bani, dan Federico Bernardeschi. Sementara dua gol Chievo sukses dicetak oleh Mariusz Stepinski dan Emanuele Giaccherini. Lantas, apakah Cristiano Ronaldo akan bisa cetak gol jumlah besar di laga berikutnya?

Julen Lopetegui Mulai Bingung Tentukan Kiper Utama Real Madrid

Julen Lopetegui Mulai Bingung Tentukan Kiper Utama Real Madrid

Berita Bola – Julen Lopetegui saat ini mulai kebingungan untuk tegas tentukan siapa kiper utama di klub raksasa Liga Spanyol, Real Madrid. Hal ini masih berkaitan dengan kedatangan sosok Thibaut Courtois.

Ternyata kedatangan Thibaut Courtois ke Real Madrid bisa segera memancing beberapa transfer lainnya. Klub Liga Spanyol itu sendiri saat ini sudah punya lima kiper handal dalam skuad polesan Julen Lopetegui tersebut hingga membuatnya jadi kebanyakan opsi.

Los Blancos sendiri setidaknya masih punya Keylor Navas. Thibaut Courtois dan Andiy Lunin yang baru datang, kemudian ada juga Kiko Casilla dan Luca Zidane yang masih bisa berkembang. Umumnya tim senior hanya punya tiga kiper yang artinya jelas Madrid harus melepas dua kiper lagi jika mereka mau.

Kedatangan Courtois yang sempat dielu-elukan tidak bisa langsung memastikan jika dirinya dapat tempat utama yang musim lalu dipegang Keylor Navas. Tak peduli walaupun kualitas Courtois jauh lebih hebat sekalipun, pengalaman Navas dalam jaga gawang Real Madrid masih cukup kuat dan sulit untuk digusur begitu saja.

Meski senang banyak opsi, Julen Lopetegui juga mengaku masih tak tahu siapa kiper yang akan ia tetapkan jadi kiper utama sambut musim ini. Keputusan itu bagi Lopetegui hanya bisa ditentukan dengan melihat kinerja setiap pemain di sesi latihan.

“Tidak ada yang namanya formula ajaib untuk hal ini. Saya sendiri masih percaya pada mengelola banyak hal setiap pekan dan kami akan mencari dan melihat apa yang terbaik untuk tim pada setiap tahap,” jelas Julen Lopetegui.

“Kami (Real Madrid) masih memiliki setidaknya dua pilihan bagus dalam diri Keylor Navas dan Thibaut Courtois. Kami akan mencoba dan mengelola banyak hal sebaik mungkin dan membuat keputusan terbaik untuk dimanfaatkan bagi sebesar-besarnya kepentingan tim,” lanjutnya lagi.

Akan ada kiper Real Madrid yang dilepas

Julen Lopetegui sekalian jamin jika kiper Los Blancos akan saling bersaing ketat untuk dipercaya, termasuk di lini selain penjaga gawang. Tak ingin terlalu pusing, Lopetegui juga sampaikan jika mereka akan melepas setidaknya dua kiper lagi.

“Yang jelas pasti akan ada persaingan ketat (termasuk untuk posisi kiper), tetapi itu hanyalah hal bagus untuk tim. Kami tak akan maju terus dengan lima kiper dalam timlah, kami tetap akan mengurangi jadi tiga kiper saja. Kami pasti akan membuat keputusan itu pada saat dibutuhkan nantinya,” pungkas Lopetegui.

Jose Mourinho Tersinggung Direndahkan Dalam Dokumenter Manchester City

Jose Mourinho Tersinggung Direndahkan Dalam Dokumenter Manchester City

Berita Bola – Jose Mourinho tersinggung setelah Manchester United direndahkan dalam serial dokumenter Manchester City sebagai skuad yang gemar main bertahan dan memarkir bus.

Amazon.com secara teratur mengeluarkan liputan serial tim-tim olahraga di bawah tajuk ‘All or Nothing’ dan musim ini mereka menyajikan Manchester City. Isi serial dokumenter itu mencakup delapan episode soal perjalanan The Citizens musim lalu, saat mereka menyabet gelar juara Liga Inggris dengan rekor total 100 poin dan mencetak 106 gol.

Gaya bermain Mourinho dan Manchester United digambarkan secara negatif dalam salah satu episode serial itu, yang meliput derby Manchester tanggal 10 Desember tahun lalu, dengan narator Ben Kingsley menyebut laga itu sebagai pertarungan antara “dominasi bola melawan pertahanan ketat; sepakbola menyerang lawan parkir bus.”

Kemenangan City dengan skor 2-1 di Old Trafford itu diwarnai dengan perselisihan pemain kedua tim di lorong kamar ganti. Sang manajer Portugal itu memperlihatkan ketidaksenangannya atas tayangan itu, menyebutnya sebagai “ketiadaan rasa hormat”.

“Anda bisa membuat sebuah film yang fantastis sembari menghargai pihak-pihak lainnya. Anda tidak perlu merendahkan pihak lain untuk membuat film fantastis,” ucap Jose Mourinho pada Sky Sports.

“Anda bisa menjadi sebuah klub kaya dan membeli pemain-pemain terbaik di dunia, tapi Anda tidak bisa membeli status, dan mereka (City) secara jelas menunjukkan hal itu.”

Berbicara soal musim ini, Jose Mourinho mengaku kesulitan untuk mengulang kesuksesan musim lalu, menjadi runner-up di papan klasemen akhir setelah keenam rival mereka memperkuat skuad masing-masing.

“Musim lalu kami menempatkan diri dalam sebuah posisi yang sulit karena satu-satunya jalan yang ada adalah menduduki posisi pertama,” tambahnya. “Ketika saya membaca dan melihat [berita], seakan-akan kami berada di peringkat keenam atau ketujuh papan klasemen akhir dan semua orang melakoni musim lebih baik dibanding kami. [Padahal] kami berada di peringkat kedua.”

“[Musim ini] Liverpool mencoba memenangi titel Liga Inggris dengan investasi luar biasa di bursa transfer. Chelsea dan Manchester City mempunyai skuad fantastis.”

“Tottenham melakukan investasi luar biasa dengan mempertahankan skuad dan itu lah investasi terbaik yang bisa Anda lakukan. Mereka bisa menghabiskan Rp3,7 triliun tapi [semua itu tak ada artinya] jika mereka kehilangan Harry Kane atau Christian Eriksen. Investasi terbaik yang mereka lakukan adalah dengan mempertahankan semua pemain itu.”

“Arsenal bakal melakoni musim yang lebih baik walau mengalami kekalahan di laga pertama. Saya rasa musim ini akan berjalan sulit [bagi Man United].”

Pemain Incaran Bayern Munchen Lebih Baik Tetap Tinggal di Stuttgart

Pemain Incaran Bayern Munchen Lebih Baik Tetap Tinggal di Stuttgart

Berita Bola – Pemain muda Prancis berusia 22 tahun, Benjamin Pavard, dianjurkan untuk tetap tinggal di VfB Stuttgart dan berkembang di sana daripada transfer ke Bayern Munchen.

Mantan Direktur Olahraga Bayern Munchen Michael Reschke yakin perkembangan Benjamin Pavard akan jauh lebih baik jika memutuskan untuk tetap tinggal di Stuttgart.

Bek Prancis itu menjadi incaran raksasa Die Roten dan Tottenham Hotspur usai bantu Les Bleus menjadi juara di Piala Dunia 2018. Pelatih Didier Deschamps mengakui kontribusi Pavard di timnas, menjadikan lini belakang tim sulit ditembus.

“Walau status sebelumnya [tidak dipanggil ke timnas] dan ia tidak berpengalaman di turnamen seperti ini, Benjamin bermain brilian dan membantu menstabilkan lini bertahan,” kata Deschamps pada Kicker. “Benjamin membuat perbedaan besar. Dia telah menjadi bintang dan ia pantas mendapatkannya.”

Bukan hanya urusan menjaga lini belakang, Pavard pun sukses menyabet gelar Gol Terindah di Piala Dunia kala membobol gawang Argentina pada babak 16 besar.

Pelatih Bayern Munchen Niko Kovac mengakui bahwa ia merupakan seorang pengagum Pavard, namun rumor transfer ke Allianz Arena semakin meredup seiring mendekatnya tenggat akhir bursa transfer.

Michael Reschke, selaku mantan direktur olahraga klub, percaya Benjamin Pavard akan memutuskan untuk tetap tinggal di Mercedes-Benz Arena.

“Pastinya Benji adalah seorang pemain untuk klub-klub besar,” ucap Reschke pada Frankfurter Allgemeine Zeitung. “Namun satu musim lagi di Stuttgart akan memberikan manfaat baik baginya. Dia akan terus matang di sini.”

“Dengan keputusannya untuk kembali lebih cepat dari masa liburan membuktikan bahwa Pavard merupakan bagian positif dari tim. Aksinya itu berbicara dengan sendirinya.”

Pelatih AS Roma Akui Sulit Cari Pengganti Alisson

Pelatih AS Roma Akui Sulit Cari Pengganti Alisson

Berita Bola – Eusebio Di Francesco mengakui AS Roma akan kesulitan mendapatkan penjaga gawang seperti Alisson Becker, yang disebutnya sebagai “kiper terbaik di dunia”.

Penjaga gawang Brasil itu melakoni musim yang gemilang di Olimpico musim lalu, membantu I Giallorossi tembus ke posisi tiga klasemen akhir Serie A dan lolos ke babak semi-final Liga Champions.

Sayangnya di fase tersebut Roma harus tersingkir di tangan Liverpool, yang kemudian memboyong Alisson ke Anfield dan menjadikannya sebagai penjaga gawang termahal di dunia, sebelum dipatahkan oleh kedatangan Kepa Arrizabalaga ke Chelsea.

Roma pun menjadikan Robin Olsen sebagai pengganti Alisson di bawah mistar gawang. Namun sementara Eusebio Di Francesco mengkonfirmasi kiper Swedia itu akan turun sebagai starter pada laga perdana musim melawan Torino, ia sadar sulitnya mengisi ruang kosong yang ditinggalkan penjaga gawang berusia 25 tahun itu.

Apalagi kompetisi Liga Italia baru saja kedatangan pemain-pemain kelas dunia, seperti Cristiano Ronaldo, Javier Pastore, dan Emre Can.

“Berbagai keputusan dibuat, dan itu terkait dengan situasi tertentu,” kata Di Francesco pada jumpa pers. “Tidak mudah mendapatkan pengganti sosok Alisson, yang mungkin adalah penjaga gawang terbaik di dunia.”

“Robin telah membuktikan kualitasnya di Piala Dunia [2018], dia telah siap dan akan bermain besok [Minggu].”

“Banyak klub di bawah kami pada papan klasemen mendapatkan amunisi anyar, tapi secara umum seluruh tim-tim di Serie A telah memperkuat diri. Kita akan lihat seiring berjalannya waktu apakah Roma berkembang menjadi lebih baik.”

“Beberapa pemain penting telah hengkang, yang lainnya tiba, dan secara keseluruhan saya puas. Masih ada waktu untuk melepas beberapa pemain, sebagaimana dilakukan tim lain di Serie A.”

Real Madrid Tak Jamin Thibaut Courtois Tampil Jadi Starter

Real Madrid Tak Jamin Thibaut Courtois Tampil Jadi Starter

Berita Bola – Sudah jauh-jauh datang dari London dan dengan transfer penuh drama, eh tak ada jaminan dari Real Madrid bahwa Thibaut Courtois akan tampil jadi starter setiap pekannya.

Courtois tiba di Bernabeu musim panas ini usai transfer dari Chelsea setelah kiper Belgia itu mogok datang ke sesi latihan dalam beberapa hari terakhir jelang penutupan jendela transfer.

Tapi bos Real Madrid Julen Lopetegui tak bisa menjanjikan apa-apa soal kiper barunya itu. Dia bahkan belum mengambil keputusan soal siapa yang akan menjadi kiper pilihan pertamanya, Courtois atau Keylor Navas. Dia hanya melontarkan ide untuk merotasi kipernya secara teratur.

Pada laga Piala Super Eropa melawan Atletico Madrid, Los Blancos kalah 4-2 dari Atletico Madrid melalui babak tambahan waktu. Di laga tersebut Navas turun sebagai kiper, sedangkan Cortouis sama sekali tak masuk daftar skuad.

Tanda tanya pun kini mengarah pada Lopetegui perihal siapa yang akan menjadi kiper utama jelang pertandingan perdana Liga Spanyol lawan Getafe, Senin besok.

Courtois sebelumnya diperkirakan langsung turun sebagai kiper utama Real Madrid usai diboyong dari Chelsea dengan biaya transfer sebesar Rp 650 miliar. Tapi posisi soal kiper utama tim masih terbuka lebar.

“Tidak ada rumus ajaib. Kami harus menangani soal [susunan pemain utama] ini pekan demi pekan,” kata bos Real Madrid itu. “Seiring berjalannya waktu kita akan lihat siapa yang terbaik bagi tim. Kami mempunyai dua kiper hebat dan yang lainnya juga.”

“Namun tentu saja keduanya merupakan kiper di level internasional dan kami akan mencoba menanganinya dengan baik dan membuat keputusan [yang terbaik] bagi tim.”

“Pastinya ada kompetisi besar di tim tapi saya melihat sesuatu yang positif di posisi tersebut. Kompetisi di dalam tim akan bagus bagi tim itu sendiri.”

Siap-siap El Clasico Mungkin Dimainkan di Amerika Serikat

Siap-siap El Clasico Mungkin Dimainkan di Amerika Serikat

Berita Bola -Bersiap-siaplah melihat laga El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona dilangsungkan bukan di Bernabeu atau Camp Nou melainkan di salah satu stadion di Miami, Amerika Serikat.

La Liga bersama dengan Relevent Sport, promotor turnamen pra-musim International Champions Cup yang berlangsung secara simultan di Amerika Serikat, Singapura, Australia dan beberapa negara Eropa, mengumumkan sebuah kesepakatan baru yang berdurasi selama 15 tahun ke depan.

Dalam 15 tahun ke depan ada beberapa pertandingan Liga Spanyol terpopuler yang akan dimainkan di Amerika Serikat, dan rencana itu bisa dimulai dengan satu laga pada musim gugur ini.

“Kesepakatan ini diharapkan akan mendorong kepopuleran laga-laga [La Liga] yang indah ini di Amerika Serikat dan Kanada,” kata Javier Tebas, seperti dikutip dari El Pais. “Jika NBA dan NFL melakoni laga-laga di luar kandang atau negara mereka, kenapa tidak dengan Liga Spanyol?”

“Penting untuk mengembangkan nama besar Liga Spanyol. Kesepakatan ini termasuk dalam target jangka pendek dan menengah untuk membawa pertandingan Liga Spanyol ke Amerika Serikat [minimal] sekali dalam semusim.”

Asosiasi pemain sudah mengkritik rencana La Liga memainkan beberapa laga liga mereka di tanah Amerika Serikat, menuding uang menjadi pertimbangan utama dan kesehatan para pemain tak lagi penting.

“Dalam hubungannya kesepakatan La Liga dengan perusahaan Relevent yang telah ditandatangani, AFE mengajukan protes terkerasnya,” bunyi pernyataan Asosiasi Pesepak Bola Spanyol.

“La Liga mengabaikan pendapat para pemain dan memaksa mereka berlaga yang hanya menguntungkan pihak mereka, terlepas dari risiko dan kesehatan para pemain, dan kurang lebih perasaan para suporter dari klub-klub yang mereka paksa bermain di Amerika Serikat sekali dalam satu musim.”

“David Aganzo, presiden Asosiasi Pesepak Bola Spanyol [AFE], mengeluarkan keluhan secara terbuka dan menekankan bahwa para pesepak bola bukan mata uang yang bisa dipergunakan dalam bisnis yang hanya menguntungkan pihak ketiga.”

Cristiano Ronaldo Handball, Lalu Terjang Kiper Lawan Sampai Pingsan

Cristiano Ronaldo Handball, Lalu Terjang Kiper Lawan Sampai Pingsan

Berita Bola – Cristiano Ronaldo berhasil menang dalam debutnya bersama Juventus di ajang Liga Italia, Sabtu malam, meski harus melalui insiden handball dan menerjang kiper lawan sampai pingsan. Lihat videonya.

Menit 89 laga Chievo vs Juventus di laga pembuka Liga Italia, Sabtu malam, skor masih sama kuat 2-2. Dalam satu serangan Bianconeri dari sisi kiri, bola lambung sampai ke Ronaldo, tapi memantul ke tangannya. Bola yang muntah ke atas kemudian disambar oleh tandukan kepala Mario Mandzukic dan sempat melewati garis gawang sebelum dibersihkan pemain tuan rumah.

Namun di tengah-tengah kekacauan itu Ronaldo entah sengaja atau tidak sempat menerjang kiper lawan, Stefano Sorrentino, sampai pingsan. Wasit kemudian minta video asisten wasit (VAR) diputar. Sesaat kemudian ia menganulir gol tadi. Gol dinyatakan tidak sah karena terlebih dulu handball di tangan Cristiano Ronaldo.

Sang kiper Chievo tadi, Sorrentino, kemudian ditandu keluar lapangan dan diganti Andrea Seculin, tapi inilah awal dari keberuntungan Juventus.

Usai gol dianulir, Ronaldo tertangkap kamera mengatakan sesuatu, entah makian atau ekspresi kejengkelan karena dilakukan sembari membanting tangannya.

Selang tiga menit kemudian di masa injury time, dalam satu serangan sekali lagi dari sisi kiri, Federico Bernardeschi membelokkan bola ke pojok gawang, tak terjangkau kiper anyar Chievo. GOL! 2-3! Dan Juventus pun menang dalam laga perdana musim baru.

Lihat cuplikan mulai dari handball Ronaldo, terjangannya terhadap kiper lawan, gol Mandzukic yang dianulir dan ekspresi kejengkelan sang pemain bintang.

Juventus unggul lebih dulu melalui gol cepat Sami Khedira menit 3, sebelum dibalaskan dua gol beruntun oleh tuan rumah. Tim tamu membalaskan melalui gol bunuh diri Mattia Bani menit 76, sebelum gol kemenangan terjadi pada menit ketiga masa injury time.

Kiper Sorrentino sendiri dalam satu kesempatan saat Juventus masih tertinggal 2-1, memamerkan keahliannya membaca arah bola dan kemudian menepis satu serangan dari Ronaldo ke pojok gawang. Akurat tapi berhasil dibuang. Lihat.

Susunan Pemain Chievo vs Juventus:

Chievo: Sorrentino; Tomovic, Rossettini, Bani, Cacciatore, Rigoni, Radovanovic, Hetemaj; Depaoli, Stepinski, Giaccherini. Cadangan: Semper, Seculin, Tanasijevic, Barba, Jaroszynski, Obi, Kiyine, Birsa, Leris, Meggiorini, Djorjevic, Pellissier.

Juventus: Szczesny; Cancelo, Bonucci, Chiellini, Alex Sandro; Pjanic, Khedira; Cuadrado, Dybala, Douglas Costa; Cristiano Ronaldo. Cadangan: Perin, Pinsoglio, Benatia, Matuidi, Barzagli, Mandzukic, Emre Can, Rugani, Bentancur, Bernardeschi.

Gelandang Real Madrid Kecam Cara Mesut Ozil Pensiun

Gelandang Real Madrid Kecam Cara Mesut Ozil Pensiun

Berita Bola – Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, mengecam cara Mesut Ozil pensiun dari timnas Jerman, dan menuding tuduhan rasisme yang dilontarkan Ozil sebagai omong kosong.

Mesut Ozil mengundurkan diri dari skuad Timnas Jerman usai tersingkir pada fase grup Piala Dunia 2018 di Rusia. Playmaker itu merasa lelah dengan perlakuan rasis dari Federasi Sepakbola Jerman (DFB), para pendukung, dan bahkan beberapa politisi, setelah pertemuannya dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Gelandang Arsenal berusia 29 tahun yang memang keturunan Turki, itu mengkritik DFB dan presidennya Reinhard Grindel dalam pernyataan panjang yang dirilis bulan lalu.

Namun, Toni Kroos menolak klaim Mesut Ozil tentang perlakuan rasis DFB yang disampaikannya, sebelum kekalahan 2-4 Real Madrid di tangan Atletico Madrid pada Piala Super Eropa, Kamis pekan lalu.

“Pada dasarnya, Mesut pemain nasional yang pantas dapatkan cara keluar (pensiun) lebih baik sebagai pemain sepakbola,” kata Toni Kroos kepada media Jerman Bild.

“Saya telah bermain dengan Mesut selama bertahun-tahun dan tahu bahwa dia seseorang yang baik,” tambahnya.

“Tapi, cara pensiunnya kurang sepantasnya. Bagian yang baik-baik dan selayaknya dalam pernyataannya, sayangnya kalah jauh oleh proporsi omong kosong. Saya pikir, dia tahu bahwa rasisme tidak ada di dalam tim nasional dan DFB,” tegas Kroos.

“Sebaliknya, kami selalu berkomitmen terhadap keragaman dan integrasi. Mesut contoh yang baik [soal integrasi itu], seperti yang dilakukan oleh banyak rekan kami,” ungkap Kroos.

“Mesut dikritik karena fotonya [bareng Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan]. Dan dia melewatkan kesempatan untuk menjelaskan dirinya sendiri. Namun demikian, dia benar-benar didukung oleh tim dan kepemimpinannya di skuad”.

“Kemudian dia – seperti juga kami dan banyak orang lain juga – dikritik untuk penampilannya di Piala Dunia. Kritik tentu tidak selalu dengan cara yang manis – tetapi kemudian Anda harus melupakan itu sebagai pemain”.

Kroos jadi bagian dari kegagalan memalukan Jerman di Rusia, tapi pemenang Piala Dunia 2014 itu tidak memiliki rencana untuk pensiun dari tim nasional.

“Saya akan melanjutkan karir internasional saya. Saya akan melanjutkan perjalanan ini sampai Piala Eropa pada 2020 dan telah menetapkan itu sebagai target besar saya, bahwa kami secara signifikan harus lebih sukses di sana daripada yang terakhir (Piala Dunia di Rusia),” tambah pemain berusia 28 tahun itu.

“Bahkan sebelum Piala Dunia – dan terutama setelah itu – saya memikirkannya dan mempertimbangkan segala macam keputusan. Dan pada dasarnya, terlepas dari keberhasilan atau kegagalan di Rusia”.

“Saya merasa bahwa saya perlu lebih banyak istirahat daripada lima atau enam tahun terakhir untuk tetap pada level yang sama di musim-musim yang akan datang”.

“Tahun-tahun terakhir telah sangat sukses, tetapi juga sangat intens. Dan secara fisik dan mental sama-sama menuntut. Sering berada dalam perjalanan jauh dari rumah, itu sangat mengganggu saya”.

“Anak saya Leon benar-benar ingin saya terus bermain untuk Jerman. Dia adalah penggemar berat Real Madrid dan tim nasional. Akan sulit untuk mengatakan tidak,” pungkasnya.

Mateo Kovacic Siap Tampil Lawan Arsenal

Mateo Kovacic Siap Tampil Lawan Arsenal

Berita Bola – Mateo Kovacic kemungkinan akan memulai debutnya di Chelsea dari bangku cadangan, saat Arsenal tandang ke Stamford Bridge di ajang Liga Inggris, Sabtu (18/8) malam ini.

Gelandang asal Kroasia, Mateo Kovacic, tak ikut bermain saat Chelsea menang 3-0 di Huddersfield Town akhir pekan lalu, setelah ia masuk sebagai pemain pinjaman dari Real Madrid pada hari terakhir transfer.

Cesc Fabregas juga duduk di bangku cadangan pada laga pembuka musim akhir pekan lalu, dan akan lewatkan pertandingan Arsenal dengan cedera di lututnya. Absennya Fabregas itu, ditambah dengan kepindahan Tiemoue Bakayoko ke AC Milan dengan status pinjaman, bisa membuat Maurizio Sarri mainkan Mateo Kovacic saat mereka menjamu Arsenal malam nanti.

“Saya pikir, Mateo akan sangat berguna bagi kami. Dia pemain yang sangat teknis,” kata Sarri kepada wartawan.

“Saat ini dia harus bekerja. Saya pikir dia belum siap sekarang selama 90 menit, tapi mungkin besok selama 30 menit dia bisa dimainkan,” tambahnya.

“Saya pikir, dia bisa bermain di salah satu dari tiga posisi di lini tengah. Dia pemain ofensif yang sangat bagus, tetapi dia telah membaik dalam fase pertahanan selama dua tahun terakhir di Madrid. Saya berharap banyak darinya karena, bagi saya, dia pemain yang sangat hebat. Menurut saya, dia bisa membaik lebih banyak,” tandas Sarri.

Alvaro Morata tampaknya akan pertahankan posisinya di lini depan, meski ia tampil buruk di laga melawan Huddersfield Town. Striker asal Spanyol itu, yang hanya mencetak 11 gol liga musim lalu, mendapat dukungan dari pelatih kepala untuk temukan kembali performa terbaiknya.

“Saya tidak khawatir tentang Morata. Morata adalah pemain yang sangat hebat. Saya pikir, pada saat ini, dia hanya perlu mendapatkan kepercayaan diri,” tandas Sarri.

“Dia perlu mencetak gol karena semua striker di dunia harus bisa cetak gol. Dia perlu mendapatkan kepercayaan diri, tapi dia bisa meningkatkan performanya lagi jadi saya tidak terlalu mengkhawatirkannya,” tambahnya.